Cerita Bijak Motivasi

CeritaBijakMotivasi.Com adalah situs kumpulan kata mutiara dan cerita motivasi nomer 1 di indonesia. Kedepan CeritaBijakMotivasi.Com akan menyediakan kumpulan cerita bijak motivasi, termasuk cerita bijak tentang hidup, cerita bijak kristen, cerita motivasi inspirasi, cerita bijak motivasi, cerita teladan dan kisah bijak.

Serta kumpulan kata bijak dan kata-kata mutiara seperti kata bijak cinta islami, kata bijak kristen, wise word, love word, kata kata cinta, puisi cinta dan quotes orang orang sukses maupun gagal.

Bagaimana Menjadi Orangtua

“Ibu.. betapa sulitnya dirimu menjagaku, membesarkanku serta mendidikku, namun semua itu tidak akan ku sia-siakan, pengorbananmu akan menjadi kebahagiaanmu kelak”.

“Ayah… betapa beratnya hari-hari yang kau jalani untukku, keringat bercucuran penuh dengan letih dan lelah makanan sehari-harimu, namun semua perjuanganmu akan menjadi kebahagiaanmu kelak”.

“Tanpamu apalah arti sebuah kehidupan, hampa yang akan ku rasa, namun ku akan membuat hari-harimu bahagia sebelum itu terjadi, Ayah, Ibu, tetaplah menjadi yang terbaik untukku”.

“ Terimakasih Ibu dan Ayah , darimu aku banyak belajar tentang cinta, keikhlasan dan pengorbanan “.

“ Entah bagaimana aku membalas semua ini, hanya surga yang pantas untuk kalian nanti “.

Ayah Terbaik

Ini adalah sebuah kisah tentang kasih sayang yang begitu besar seorang ayah terhadap anak laki-lakinya yang menderita cacat di otaknya sejak lahir. Terkadang kesulitan menjadikan jalan untuk menunjukkan kemampuan yang sebenarnya.
Sebuah penderitaan merupakan jalan untuk menunjukkan cinta yang sesungguhnya. Ungkapan itu semakin lama semakin bisa dipahami. Terlebih saat membaca dan melihat kisah keluarga dari Boston, Amerika Serikat ini. Memang ada orang yang mengeluh karena kesulitan. Ada banyak juga yang tampil sebagai pribadi yang keras dan pemarah karena beban derita yang besar.

Dua Sahabat

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah.

Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut.
Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.
Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu.

Bintang Laut

Suatu sore menjelang matahari terbenam ada seorang lelaki tua berjalan di pinggir pantai sambil menikmati angin laut dan desiran ombak yang tenang.

Di kejauhan ia melihat seorang anak sedang memungut bintang laut yang terdampar dan melemparkannya lagi ke tengah laut.
Lelaki tua itu pun segera menghampiri anak itu dan bertanya :
“Mengapa kamu mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam air?”

Sebuah Subway Di Sore Hari

Sore itu disebuah subway di kota New York, suasana cukup sepi. Kereta api bawah tanah itu cukup padat oleh orang-orang yang baru pulang kerja.

Tiba-tiba, suara hening terganggu oleh ulah dua orang bocah kecil berumur sekitar 3 dan 5 tahun yang berlarian kesana kemari. Mereka berdua mulai mengganggu penumpang lain. Yang kecil mulai menarik- narik korang yang sedang dibaca oleh seorang penumpang, kadang merebut pena ataupun buku penumpang yang lain. Si kakak sengaja berlari dan menabrak kaki beberapa penumpang yang berdiri menggantung karena penuhnya gerbong itu.

Beberapa penumpang mulai terganggu oleh ulah kedua bocah nakal itu, dan beberapa orang mulai menegur bapak dari kedua anak tersebut. “Pak, tolong dong anaknya dijaga!” pinta salah seorang penumpang. Bapak kedua anak itu memanggil dan menenangkannya. Suasana kembali hening, dan kedua anak itu duduk diam. Tak lama kemudian, keduanya mulai bertingkah seperti semula, bahkan semakin nakal. Apabila sekali diusilin masih diam saja, kedua anak itu makin berani. Bahkan ada yang korannya sedang dibaca, langsung saja ditarik dan dibawa lari. Bila si-empunya koran tidak bereaksi, koran itu mulai dirobek-robek dan diinjak-injak.

Kisah Sepatu

Alkisah ada seorang bapak tua hendak
menaiki bus. Pada saat ia menginjakkan
kakinya ke tangga bus, salah satu sepatunya
terlepas
dan jatuh ke jalan.
.
Sementara itu pintu bus lalu tertutup dan
bus langsung bergerak,sehingga si bapak tua
tidak bisa memungut sepatu yang terlepas
tadi.
Dengan tenang si bapak tua itu melepas
sepatunya yang sebelah dan
melemparkannya keluar jendela.

Seperti Apa Ujian Tuhan

Ketika kita ditimpa musibah, bencana, atau keadaan yang sulit, banyak dari kita yang meratapi nasib dan menyalahkan Tuhan.

Kenapa harus saya yang mengalami ini?
Kenapa bukan orang lain saja?
Apa salah saya hingga Tuhan membiarkan saya mengalami musibah ini?
Bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam keadaan seperti ini?
Mengapa hidup orang lain tampak begitu mulus dan mudah? Tuhan tidak adil!

Depresi, kecewa, dan putus asa menghantui diri kita. Namun, jika mau berpikir kembali, bijaksanakah kita kalau selalu menyalahkan keadaan? Apakah masalah akan selesai jika hanya menyalahkan keadaan?
Tidak ada suatu apapun yang kebetulan di dunia ini. Segalanya telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Sekecil apapun kejadian itu, tentu merupakan kehendak-Nya. Tuhan selalu punya alasan mengapa Dia memberikan keadaan demikian kepada kita. Cermati, sesungguhnya Tuhan ingin Anda mempelajari hikmah dari kejadian tersebut.

Prinsip Kedamaian

1. Jangan mencampuri urusan orang lain, kecuali diminta
Banyak diantara kita mempunyai masalah karena terlalu mencampuri urusan orang lain.Kita melakukannya karena yakin bahwa cara kita adalah cara terbaik, logika kita adalah logika yang sempurna dan siapapun yang tidak sesuai dengan pemikiran kita harus dikritik dan ditunjukkan arah yang benar, arah kita.Pemikiran ini menyangkal keberadaan individu dan keberadaan Tuhan. Tuhan menciptakan setiap kita dengan cara yang unik. Tidak ada dua manusia yang berpikir persis satu sama lain. Setiap pria/wanita bertindak sesuai yang mereka inginkan karena memang Tuhan membentuknya demikian. Uruslah urusan kita sendiri dan tetaplah dalam kedamaian. Jika diminta barulah kita membantu…..

2. Maafkan dan Lupakan:
Ini adalah hal paling berpengaruh besar dalam kedamaian hati dan pikiran kita. Kita selalu membangun perasaan sakit hati kepada orang yang membuat gara-gara atau menyakiti kita. Kita memelihara keluhan. Pada gilirannya ini akan menyebabkan kita kurang tidur, menyebabkan sakit maag & tekanan darah tinggi. Luka ini hanya terjadi satu kali, tapi efeknya bisa berlangsung sepanjang masa karena kita selalu mengingatnya. Buanglah kebiasaan buruk ini. Hidup terlalu singkat dan terlalu berarti untuk dihabiskan dengan hal-hal seperti itu. Maafkan, Lupakan lalu bergeraklah maju. Kasih itu berkembang dari memberi dan memaafkan.

Cinta Kakak Pada Adiknya

Roy Angel adalah pendeta miskin yang memiliki kakak seorang milyuner. Pada tahun 1940, ketika bisnis minyak bumi sedang mengalami puncak, kakaknya menjual padang rumput di Texas pada waktu yang tepat dengan harga yang sangat tinggi. Seketika itu kakak Roy Angel menjadi kayaraya. Setelah itu kaka Roy Angel menanam saham pada perusahaan besar dan memperoleh untung yang besar. Kini dia tinggal di apartemen mewah di New York dan memiliki kantor di Wallstreet.

Seminggu sebelum Natal, kakaknya menghadiahi Roy Angel sebuah mobil baru yang mewah dan mengkilap. Suatu pagi seorang anak gelandangan menatap mobilnya dengan penuh kekaguman.

“Hai.. nak” sapa Roy Anak itu melihat pada Roy dan bertanya “Apakah ini mobil Tuan?” “Ya,” jawab Roy singkat. “Berapa harganya Tuan?” “Sesungguhnya saya tidak tahu harganya berapa”. “Mengapa Tuan tidak tahu harganya, bukankan Tuan yang punya mobil ini?” Gelandangan kecil itu bertanya penuh heran. “Saya tidak tahu karena mobil ini hadiah dari kakak saya” Mendengar jawaban itu mata anak itu melebar dan bergumam,”Seandainya…. seandainya…” Roy mengira ia tahu persis apa yang didambakan anak kecil itu, “Anak ini pasti berharap memiliki kakak yang sama seperti kakakku”. Ternyata Roy salah menduga, saat anak itu melanjutkan kata-katanya:

Tirulah Secuil Kuku

Ada seorang istri memberikan tantangan kepada suaminya untuk
hidup tanpa dirinya.

Dia minta kepada suaminya untuk tidak ada komunikasi sama sekali di antara mereka selama sehari..
Si istri berkata kepada suaminya itu, “Bila kamu bisa melewati itu,
aku akan mencintaimu selamanya”.

Dan… sang suami pun setuju…. Dia tidak sms atau telpon istrinya
seharian..

Tanpa dia ketahui bahwa istrinya hanya memiliki 24 jam untuk
hidup, karena dia terkena kanker..
Keesokan harinya sang suami itu pulang ke rumah.

Air matanya pun tiba2 menetes melihat istrinya sudah terbaring
dengan surat di tangan yang bertuliskan,
“Kamu Berhasil Sayang, bisakah kamu lakukan itu setiap hari??