Hikayat Nabi Sulaeman

lampu jamur unik

Kisah Nabi Sulaeman –  Nabi Sulaeman adalah anak Nabi Daud seorang raja besar dan seorang nabi. Dia yang mempunyai Gudang Intan. Tentang kisah nabi Sulaeman anak nabi Daud itu terdapat dalam hidup  dan dalam Alquran. Menurut penulis sejarah bangsa Arab, ada empat orang maharaja yang dianggap sebagai penakluk dunia.

Dua di antaranya termasuk orang yang tiada beriman kepada Allah, yaitu Namruj dan Bakhtunasar. Dan yang dua orang lagi termasuk orang yang beriman, yaitu Iskandar Zulkamaen dan Nabi Sulaeman. Yang tersebut kemudian ini Nabi Sulaeman, seorang raja yang bijaksana dan seorang nabi yang mendapat hikmat dan petunjuk dari Tuhan.

Nabi Sulaeman tidak saja memerintah manusia, tetapi memerintah jin dan baginda dapat pula menguasai angin dan mengerti pembicaraan bahasa yang diucapkan oleh hewan dan burung-burung. Soal-soal yang sulit dan perkara-perkara yang ganjil ia dapat menyelesaikannya. Nabi Sulaeman terkenal dengan kecerdikannya dan keadilannya; ilmunya sangat luas.

Waktu mudanya yaitu ketika bapaknya menjadi raja, acapkali ia menolong bapaknya dalam soal-soal atau perkara-perkara yang sulit. Ketika Nabi Daud meninggal maka Sulaemanlah yang dipilih sebagai penggantinya di antara anak-anak Nabi Daud yang banyak itu.

Dalam Alquran diceritakan tentang kisah Nabi Sulaeman. Pada suatu kali, ia sampai ke suatu padang yang penuh dengan sarang semut, surat An Nahl ayat 18, raja semut itu berkata kepada rakyatnya, “Hai sekalian semut, masuklah kamu ke dalam sarangmu! Nabi Sulaeman akan datang dengan tentaranya, nanti kamu terinjak oleh tentaranya yang banyak itu”.

Dalam ayat sebelumnya diterangkan pula bahwa yang menjadi tentaranya itu bukan saja manusia, tetapi juga hewan, burung, dan bangsa Jin. Sehubungan dengan riwayat Nabi Sulaeman itu ada juga seorang raja perempuan, putri Bilkis raja kerajaan Saba (Yaman) yang semula putri Bilkis itu tiada mau tunduk kepada Nabi Sulaeman. Pada suatu hari Nabi Sulaeman mengirim surat kepada putri itu.

la meminta supaya putri datang ke Siria (Palestina). Yang membawa surat itu bangsa jin. Pada mulanya raja perempuan itu tidak mau tunduk kepadanya, tetapi setelah dilihatnya Nabi Sulaeman mempunyai kelebihan dan mukjizat, barulah ia tunduk. Putri Bilkis mempunyai sebuah sing gasana yang sangat dibanggakannya.
Waktu putri  itu sampai ke Palestina untuk menemui undangan Nabi Sulaeman ternyata singgasananya telah ada di istana Nabi Sulaeman. Nabi Sulaeman bertanya kepada putri itu, “Inikah singgasanamu itu?” Bilkis mengaku bahwa itulah singasananya. Melihat kebesaran dan mukjizat Nabi Sulaeman itu, Bilkis harus mengakui kelebihan Nabi Sulaeman dan kekuasannya.

Banyak cerita bijak tentang hidup, kata mutiara dan motivasi serta kumpulan cerita inspiratif lainya di CeritaBijakMotivasi.Com yang bisa Anda baca dilain waktu seperti halnya cerita bijak Hikayat Nabi Sulaeman diatas Kawan!. Oh ya perlu di ketahui cerita inspirasi dan motivasi disitus ini merupakan sumbangan pengunjung serta dari banyak sumber, dan hak milik dari pengarang, pencipta serta penulis aslinya.

Setelah membaca cerita bijak Hikayat Nabi Sulaeman diatas, tentunya ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai media pembelajaran dan membuat hidup kita lebih baik bukan?, so jika Anda menyukai cerita teladan dan kisah bijak ini, dan merasa berguna, silahkan beritahu teman anda dan orang lain dengan menyebarkannya lewat Facebook dengan meng KLIK tombol di bawah ini.

DISCLAIMER: Cerita bijak Hikayat Nabi Sulaeman disediakan untuk Anda sebagai inspirasi, motivasi, obat galau, hiburan semata, obat penghilang stress dan jenuh, oleh karena itu semoga cerita bijak motivasi Hikayat Nabi Sulaeman bisa di ambil hikmah dan manfaatnya untuk kebaikan bersama. Semua kumpulan cerita bijak, kisah inspiratif, kata bijak, serta kata mutiara lainya disitus ini, bisa jadi merupakan sumbangan pengunjung serta dari banyak sumber, dan hak milik dari pengarang, pencipta serta penulis aslinya.

OBAT jerawat Ampuh BPOM